Misteri rezeki siapa yang tahu?
Ada yang rezekinya berlimpah, ada pula yang sempit. Ada yang rezekinya berkah,
ada pula yang tidak. Patut kita perhatikan bahwa Allah menciptakan kekayaan dan
kecukupan. Dalam Al Qur’an, kata kekayaan dipasangkan dengan kecukupan, bukan
kemiskinan. Allah telah menjaminkan rezeki dari setiap makhluk sampai ajal
menjemputnya. Jadi, tak perlu khawatir soal rezeki. Bahkan ibaratnya seekor
kucing pun tak perlu khawatir tentang rezekinya. Dia berani kawin & beranak
banyak tapi tak pernah risau soal rezeki.
![]() |
| www.rumahzakat.org |
Tapi bagaimana pun juga, rezeki
adalah bagian daripada ujian. Rezeki banyak adalah ujian. Rezeki sempit pun
merupakan ujian. Kita tidak tahu mana yang lebih baik untuk kita. Namun,
tentunya kita menginginkan rezeki yang luas supaya hidup kita tidak terjerumus
ke dalam kefakiran apalagi kekafiran. Karena fakir sangat dekat dengan kafir.
Banyak orang murtad karena fakir dan iming-iming harta. Semoga kita tidak
termasuk ke dalam golongan orang-orang yang tersesat tersebut.
Semoga kita dilapangkan
rezekinya. Rezeki yang berkah dan baik. Rezeki yang menjadi jembatan kita dalam
beramal sholih dan mendapatkan ridho-Nya.
Inilah fakta yang aneh tapi
nyata. Jika kita ingin mendapatkan sesuatu maka berikanlah sesuatu kepada orang
lain. Jika kita ingin mendapatkan ikan yang besar maka berikanlah ikan yang
kecil sebagai umpan untuk mendapatkan ikan yang jauh lebih besar. Infaq,
shodaqah, zakat, wakaf dan aneka pemberian lain yang baik & didasari niat
karena Allah, akan dibalas oleh Allah berlipat-lipat ganda. Bisa dibalas di
dunia, bisa pula di akhirat atau kedua-duanya.
“Dan barang apa saja yang kamu
infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang
sebaik-baiknya.” (QS. Saba’ : 39)
Nabi SAW bersabda kepada Zubair
bin al- Awwam: “Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu
dibentangkan di Arsy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba
sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, niscaya
Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah
menyedikitkan baginya.” (HR ad-Daruquthni dari Anas r.a.)
“Berhadiahlah makanan di antara
kamu sekalian, maka sesungguhnya berhadiah makanan itu dapat melapangkan /
meluaskan dalam urusan rezeki kalian”. (HR. Ibni Adiy)
“Tidaklah kamu diberi pertolongan
dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu.” (HR
Bukhari)
“Barangsiapa ingin agar do’anya
terkabul dan kesulitan-kesulitannya diangkat hendaklah dia menolong orang yang
dalam kesempitan.” (HR Ahmad)
Cara mudah untuk berinfaq, Sobat
bisa langsung klik >>https://www.rumahzakat.org/layanan/icard-infaq-card/
sumber: nafismudrika.wordpress.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon