Allah SWT memerintahkan kepada
umat Islam untuk mengeluarkan sebagian hartanya untuk menyalurkan zakat kepada
mustahik yang berhak menerimanya. Antara lain; para Fakir dan Miskin, Pengurus
Zakat, Orang yang berhutang, Orang yang berjuang di jalan Allah (Sabilillah),
Orang yang sedang dalam perjalanan (ibnu sabil) yang bukan maksiat mengalami
kesengsaraan dalam perjalanannya. Ada ayat 27 di dalam alqur’an yang
memerintahkan shalat yang diiringi dengan kewajiban membayar zakat untuk
membersihkan, mensucikan dan mengembangkan harta yang dimilikinya. Allah
berfirman di dalam Al-Qur’annul qarim: “Khudd min amwalihimshodaqotan tuthohhiru
hum watuzakkiihim bihaa” Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat
itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka (QS. At Taubah : 103).
![]() |
| www.rumahzakat.org |
Dari harta seseorang, ada hak
orang lain yang harus diberikan karena tujuan zakat itu akan membawa kesejahteraan
umat. Dr Yusuf Qordhawi mengatakan bahwa zakat dan pajak merupakan harta amanah
yang harus disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan. Penyaluran
zakat mal yang dibagi dalam delapan sanad yang tertera didalam Al Qur’an surat
At Taubah ayat 60, terutama zakat fitrah yang sasarannya untuk fakir miskin
yang bertujuan untuk menggembirakan mereka pada Hari Raya Idul Fitri.
Ada rahasia Allah mengapa kita
umat Islam dianjurkan untuk membayar zakat:
Pertama ; Zakat dapat
membersihkan jiwa dari sifat kikir. Zakat ini akan dapat membersihkan jiwa dari
sifat kikir dan bakhil, serta membersihkan diri dari dosa-dosa. Zakat Fitri,
shadaqah-shadaqah lain, serta infak, baik wajib maupun sunat, semuanya juga
merupakan ibadah yang membersihkan jiwa dan harta dari kotoran-kotaran dosa.
Kedua; Zakat dapat mengobati hati
dari cinta kepada dunia. Zakat dari segi lain, merupakan obat, agar hati jangan
tenggelam kepada kecintaan akan harta dan kepada dunia secara berlebih-lebihan.
Karena sesungguhnya tenggelam kepada kecintaan dunia, sebagaimna dikemukakan
oleh ar Razi, dapat memalingkan jiwa dari kecintaan kepda Allah dan ketakutan
kepada akherat. Kecintaan berlebihan kepada dunia dapat menyebabkan tumpul mata
hatinya, tidak mampu berpikir jernih.
Ketiga; Zakat dapat mengembangkan
kekayaan batin. pengalaman zakat akan mendorong manusia untuk menghilangkan
keegoisan sebaliknya menimbulkan jiwa yang besar dan menyuburkan perasaan
optimisme dalam menjali kehidupannya. Siapapun yang rajin berzakat , pasti akan
dijauhi dari sifat dengki, dan iri hati, ia selalu berprasangka baik kepada
orang lain.
Keempat; Zakat dapat
mengembangkan harta. Zakat tidaklah mungkin mengurangi harta , Ibnu Baththol
mengatakan, “Janganlah engkau menyimpan-nyimpan harta tanpa mensedekahkannya
(menzakatkannya). Janganlah engkau enggan bersedekah (membayar zakat) karena
takut hartamu berkurang. Jika seperti ini, Allah akan menahan rizki untukmu
sebagaimana Allah menahan rizki untuk para peminta-minta.
Kelima; Zakat dapat menarik
simpatik kepada Masyarakat. pengelolaan yang dana zakat yang profesional dan
juga program pendayagunaan yang unggul, dampaknya terasa signifikan oleh
masyarakat, dengan tiga pilar sakti: penghimpunan, pengelolaan dan
pendayagunaan secara syari’at, sehingga masyarakat tidak ragu lagi menyalurkan
zakat melalui lembaga.
Keenam; Zakat mal agar kehidupan
bermasyarakat semakin baik guna mengurangi kesenjangan hidup antara orang kaya
dan orang miskin. Perintah zakat, pada dasarnya, merupakan sebuah upaya agar
harta kekayaan dapat terdistribusi di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya
mengumpul di kalangan orang-orang kaya saja, karena Islam tidak menginginkan
harta kekayaan tersebut hanya beredar dikalangan tertentu saja dalam
masyarakat. Zakat akan menghapus sistem ekonomi yang kapitalistik. Dengan
zakat, kelompok masyarakat miskin akan terhindar dari penindasan ekonomi dan
penindasan peluang berusaha
Nabi SAW bersda didalam
haditsnya: “Maa amana rojulun baata Sya’baana wadjaaruhu djaa ‘i’un ilaa
djaanibihi wahuwa ya’lamu” zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa
dari pembicaraan yang sia-sia dan keji dan untuk menjadi makanan bagi orang
miskin (HR. Imam Abu Daud). Semoga zakat yang kita salurkan kepada mustahik ini
dapat bermasfaat bagi kehidupan fakir miskin yang ada disekitar kita. Amin ya
Robal’alamin.
Mari berzakat dengan mudah, cukup
klik >> www.sharinghappiness.org
Sumber: kompasiana.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon