Rasulullah SAW bersabda,
“Malaikat mendoakan orang yang masih belum beranjak dari tempat shalatnya
selama tidak berhadas (wudhunya belum batal). Malaikat itu mendoakan mereka,
‘Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia’.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).
![]() |
| www.rumahzakat.org |
Orang Mukmin diimbau untuk banyak
berdoa dan meminta didoakan oleh orang atau pihak lain. Salah satunya adalah
meminta agar didoakan oleh malaikat, makhluk Allah yang tercipta dari cahaya
dan selalu taat kepada-Nya, tidak pernah berbuat maksiat atau durhaka
kepada-Nya. Dengan malaikat, seorang Mukmin tak perlu bertemu langsung karena
ia makhluk gaib. Ia cukup melakukan amal yang jika dilakukan maka malaikat akan
mendoakannya.
Di antara amal itu adalah tidak
beranjak dari tempat shalat, seperti disebutkan dalam hadis di atas. Maksudnya,
tetap duduk di tempat shalat sambil berzikir, berdoa, bermunajat, atau membaca
Alquran, dalam kondisi tetap suci belum berhadas. Pada saat semacam itu,
malaikat mendoakannya agar diberi ampunan dan rahmat oleh Allah. Dua hal yang
sangat diharapkan oleh orang Mukmin dalam kehidupannya di dunia. Di samping ia
sendiri yang berdoa memohon ampunan Allah dan rahmat-Nya, malaikat ikut mendoakannya.
Menurut para ulama, seperti
disebutkan dalam kitab Al-Muntaqa Syarh Al-Muwatha’ karya Abul Walid Al-Baji,
ada dua pengertian dari doa malaikat terhadap orang yang belum beranjak dari
tempat shalatnya. Pertama, malaikat itu mendoakan orang tersebut selama ia
masih di tempat shalat tadi sebelum orang tersebut mengerjakan shalat fardhu
atau ia menunggu shalat.
Kedua, malaikat itu mendoakan
orang tersebut selama ia masih tetap di tempat shalatnya setelah mengerjakan
shalat fardhu. Baik orang tersebut tetap di situ untuk berzikir, atau untuk
menunggu shalat fardhu berikutnya.
Shalat adalah amal paling utama
dan dicintai Allah, serta merupakan salah satu pilar atau rukun Islam yang
lima. Ia juga merupakan amal yang akan dihisab pertama kali di akhirat; jika ia
baik maka baik pula seluruh amalnya, jika buruk maka buruk pula seluruh
amalnya. Ia juga merupakan amal yang pahalanya besar.
Shalat juga ibadah yang
perintahnya langsung diterima Nabi di malam Isra Mi’raj saat beliau bertemu
Allah di Sidratul Muntaha. Karena itu, menunggu shalat termasuk amal yang mulia
pula, bahkan sampai di doakan malaikat. Baik itu menunggu shalat fardhu,
artinya sebelum azan sudah berada di masjid. Atau, setelah shalat fardhu dengan
berlama-lama di masjid, menunggu shalat fardhu berikutnya.
Doa malaikat termasuk salah satu
yang cepat dikabulkan Allah, karena ia makhluk yang dekat dengan-Nya. Adapun
kita makhluk yang sering berbuat salah dan dosa terhadap Allah. Kita amat
membutuhkan ampunan-Nya dan rahmat-Nya. Dalam hadis disebutkan, Nabi berdoa
minimal tujuh puluh kali dalam sehari. Beliau SAW bersabda, “Demi Allah,
sesungguhnya aku ini beristighfar kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam
sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR Al-Bukhari).
Dalam hadis lain, bahkan
disebutkan Nabi SAW beristighfar sebanyak seratus kali dalam sehari. Beliau
bersabda, “Sesungguhnya hatiku diterangi cahaya dan sesungguhnya saya itu
beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari.” (HR Muslim).
Penulis: Fajar Kurnianto

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon