![]() |
| www.rumahzakat.org |
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
al-Harrani rahimahullaah pernah ditanya tentang amalan ahli surga dan amalan
ahli neraka, apa saja. Kemudian beliau menjawab sebagai berikut:
“Alhamdulillah, segala puji bagi
Allah, Rabb semesta alam. Amalan ahli surga adalah beriman dan bertakwa.
Sedangkan amalan ahli neraka adalah kufur, fasik, dan maksiat.
Amalan-amalan ahli surga: iman
kepada Allah, Para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, dan hari
akhir serta beriman kepada qadar (takdir) yang baik maupun yang buruknya.
Amalan ahli surga: Bersyahadat
Laa Ilaaha Illallah (Tiada Tuhan yng berhak diibadahi kecuali Allah) dan
Muhammad rasulullah (Nabi Muhammad adalah utusan Allah), mendirikan shalat,
menunaikan zakat, berpuasa Ramadlan, dan berhaji ke Baitullah. Engkau beribadah
kepada Allah seolah-olah meliha-Nya, dan jika tidak bisa, maka yakinilah bahwa
Dia melihatmu.
Di antara amalan-amalan ahli
surga: Berbicara jujur, menunaikan amanat, menepati janji, birrul walidain
(berbakti kepada orang tua), menyambung hubungan kerabat, berbuat baik kepada
tetangga, anak yatim, orang miskin, dan yang menjadi tanggungannya dari
kalangan manusia atau binatang.
Di antara amalan ahli surga
lainnya: Ikhlas beribadah kepada Allah, bertawakkal kepada-Nya, cinta
kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya, takut kepada Allah dan berharap rahmat-Nya,
kembali kepada-Nya, bersabar menetapi hukum-Nya, dan menyukuri
nikmat-nikmat-Nya.
Di antara amalan ahli surga: Suka
membaca Al-Qur’an, berdzikir kepada Allah, berdoa kepada-Nya, meminta dan
berharap kepada-Nya.
Di antara ahli surga: Beramar
ma’aruf (menyuruh orang berbuat kebaikan), bernahi munkar (melarang orang dari
berbuat buruk), berjihad di jalan Allah dalam memerangi orang kafir munafikin.
Di antara amalan ahli surga: Adil
dalam semua urusannya, adil terhadap semua makhluk sampai terhadap orang kafir,
dan amalan-amalan yan serupa.
Di antara amalan ahli surga:
Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada
orang yang pelit kepadamu, memaafkan orang yang menzalimimu, karena Allah
menyediakan surga bagi orang-orang bertakwa, yaitu orang-orang yang tetap
berinfak dalam kondisi lapang maupun sempit, menahan amarah, memaafkan manusia,
dan Allah menyukai orang-orang yang senantiasa berbuat baik.
Amalan Ahli Neraka
Sedangkan amalan ahli neraka
adalah seperti berbuat syirik kepada Allah, mendustakan para rasul, kufur dan
hasud, berdusta, berhianat, berbuat dzalim, perbuatan keji lagi hina, ingkar
janji, memutus silaturahim, takut untuk pergi berjihad, bakhil, tidak singkron
antara dzahir dan batin, berputus asa dari rahmat Allah, merasa aman dari adzab
Allah, berkeluh kesah (tidak sabar) ketika tertimpa musibah, sombng dan tidak
menyukuri nikmat, meninggalkan kewajiban terhadap Allah, melanggar
batasan-batasan-Nya, melanggar keharaman-keharaman, takut terhadap makhluk dan
tidak takut terhadap khaliq, berharap kepada makhluk dan tidak kepada khaliq,
bertawakkal kepada makhluk dan tidak kepada khaliq, beramal dengan riya dan
sum’ah, menyalahi Al-Qur’an dan sunnah, taat kepada makhluk dan tidak kepada
khaliq, fanatik kepada kabatilan, mencela ayat-ayat Allah, menentang kebenaran,
menyembunyikan ilmu dan kesaksian yang sebenarnya harus disampaikannya.
Dan di antara amalan ahli neraka:
Melakukan sihir (santet, pelet, dan sejenisnya), durhaka kepada orang tua,
membunuh jiwa yang Allah haramkan tanpa jalan yang benar, makan harta anak
yatim, makan riba, lari dari peperangan, menuduh wanita baik-baik kagi mukminah
telah berbuat zina.
Tidak mungkin merinci dua bagian
ini, tapi secara global amalan ahli surga semuanya masuk kategori ketaatan
kepada Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan amalan ahli neraka semuanya masuk
kategori maksiat terhadap Allah dan Rasul-Nya.
“(Hukum-hukum tersebut) itu
adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan
Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya
sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang
besar. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar
ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang
ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.” (QS. Al-Nisa’:
13-14) wallahu a’lam.
sumber: voa-islam.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon