![]() |
| www.rumahzakat.org |
Sobat Zakat, sering mendengarkan
imam bilang, "Rapatkan shaf," sebelum shalat? Atau pernah merasakan
peserta shalat jamaah yang berusaha merapatkan kaki dengan kakimu? Yep, yang
begitu jangan dijauhi, Sob.
"Tapi, jadi sempit,
Sob,"
Eh, eh, FYI, merapatkan shaf
dalam shalat berjamaah itu harus dilakukan loh.
Nabi shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda, “Luruskanlah shaf, rapatkanlah bahu-bahu, dan tutuplah celah.
Namun berlemah-lembutlah terhadap tangan-tangan saudara kalian. Dan jangan
biarkan ada celah diantara shaf untuk diisi setan-setan. Barangsiapa menyambung
shaf niscaya Allah akan menyambungnya, dan barangsiapa memutuskan shaf niscaya
Allah akan memutusnya.” (HR. Abu Daud 666 dishahihkan Al Albani dalam Shahih
Abu Daud).
Hadits dari Abu Umamah
radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika merapatkan
shaf, beliau mengatakan, “Tutup setiap celah shaf, karena setan masuk di antara
shaf kalian, seperti anak kambing.” (HR. Ahmad 22263 dan dishahihkan Syuaib
al-Arnauth).
1. Setan bisa mengganggu
konsentrasi
Kita kudu tahu bahwa setan bisa
masuk ke dalam shaf jamaah shalat. Bukan untuk ikutan shalat jamaah, Sob.
Bukan!
Setan masuk ke celah shaf yang
nggak rapat untuk menggoda peserta shalat jamaah.
Berikut ini hadits dari Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Ketika adzan dikumandangkan, setan menjauh sambil terkentut-kentut,
sehingga tidak mendengarkan adzan. Setelah adzan selesai, dia datang lagi.
Ketika iqamah dikumandangkan, dia pergi. Setelah selesai iqamah, dia kembali lagi,
lalu membisikkan dalam hati orang yang shalat: ingat A, ingat B, mengingatkan
sesuatu yang tidak terlintas dalam ingatan. Hingga dia lupa berapa jumlah
rakaat yang dia kerjakan." (HR. Ahmad 8361, Bukhari 608, Muslim 885 dan
yang lainnya).
Nah, loh, yang sering banget
ngalamin tiba-tiba inget ini dan itu saat shalat, perlu waspada. Bisa jadi itu
karena shaf yang nggak rapat saat berjamaah dan setan berkeliaran di sekitar
kita.
2. Setan bisa menimbulkan rasa
was-was
Selain mengganggu ingatan dan
konsentrasi seseorang saat shalat, setan juga mengganggu kondisi fisik orang
yang sedang shalat. Ditimbulkan rasa was-was, seseorang seolah-olah merasa
telah berhadas.
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma
menasehatkan kepada orang yang suka was-was dengan hadas ketika shalat,
"Sesungguhnya setan mendatangi kalian ketika shalat, lalu dia basahi
tempat keluarnya kencing, hingga kalian merasa berhadas (ada kencing yang
keluar). Dia juga datang dan menabok dubur kalian, sehingga kalian merasa telah
berhadas (kentut). Karena itu, jangan kalian batalkan shalat, sampai mencium
bau kentut atau ada yang basah di celana." (HR. Ibnu Abi Syaibah, 8083).
Ketika sudah merasakan setan yang
menganggu shalat, mintalah perlindungan pada Allah SWT.
Ketika tiba-tiba ingat ini dan
itu jangan malah diikutin sampai nggak fokus lagi shalatnya.
Hadis dari Utsman bin Abil ‘Ash
radhiyallahu ‘anhu, Beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk
mengadukan gangguan yang dia alami ketika shalat. Kemudian, beliau shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda, “Itu adalah setan. Namanya Khinzib. Jika kamu
merasa diganggu, mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguannya dan
meludahlah ke kiri tiga kali.”
Kata Utsman, “Aku pun
melakukannya, kemudian Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (HR. Muslim
2203).
Nggak usah merasa aneh ketika
hendak merapatkan antar kaki dan kaki saat shalat berjamaah, Sob. Karena memang
itu bukan sesuatu yang aneh, melainkan itu sesuatu yang harus kita lakukan saat
shalat berjamaah. Allahu a'lam.
Referensi: dari berbagai sumber

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon