Suatu ketika Hasan Basri ditanya
: Apa rahasia zuhudmu di dunia ini? Kemudian Beliau menjawab: “Aku tahu
rezekiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang. Aku
tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal
shalih. Aku tahu Allah Ta’ala selalu memperhatikanku, kerana itulah aku malu
jika Allah melihatku sedang dalam maksiat. Dan aku tahu kematian itu sudah
menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku
dengan Allah.
Rahasia Zuhudnya Hasan Al Basri
ini memberi pesan kepada Kita bahwa jangan tertipu dengan usia muda karena
syarat mati tidak harus tua.
Jangan terpedaya dengan tubuh
yang sehat karena syarat mati tidak mesti sakit.
Jangan terperdaya dengan harta
kekayaaan karena si kayapun tidak pernah menyiapkan kain kafan buat dirinya
meski cuma selembar.
Teruslah berbuat baik kapan dan
di manapun, berniat untuk menjadi manusia terbaik, memberi nasihat yang
baik-baik pula, meskipun tidak banyak orang yang mengenali Anda dan tidak suka
dengan nasihat Anda. Cukup lah Allah yang mengenali Anda lebih dari pada orang
lain.
Jadilah bagai jantung yang tidak
terlihat, tetapi terus berdenyut setiap saat hingga kita terus dapat hidup,
berkarya dan menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai diberhentikan oleh
Allah Swt.
“Waktu yang kusesali adalah jika
pagi hingga matahari terbenam, amalku tidak bertambah sedikitpun, padahal aku
tahu saat ini umurku terus berkurang” (Ibnu Mas’ud r.a)
Nabi SAW bersabda : orang yang
cerdas itu adalah orang yang mempersiapkan kematian dan mepersiapkan bekal
untuk hidup setelah kematiannya.
sumber: dakwatuna.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon