Dalam perjalanan hidup di dunia,
tentunya seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat
hawa nafsu yang diperturutkan. Selain itu, buah pemikiran yang dihasilkan
manusia, yang dibangga-banggakan oleh pemiliknya, tidak jarang yang menyelisihi
kebenaran, tidak sedikit yang bertentangan dengan ajaran yang ditetapkan oleh
Allah dan rasul-Nya.
![]() |
| www.rumahzakat.org |
Oleh karenanya, seiring waktu
yang diberikan Allah kepada manusia di dunia, sepatutnya dipergunakan untuk
mengintrospeksi segala perilaku dan pemikiran yang dia miliki, sehingga
mendorongnya untuk mengoreksi diri ke arah yang lebih baik.
“Sesungguhnya mayoritas sunnah
dan kebenaran bertentangan dengan pendapat pribadi” [HR. Bukhari].
Ketika budaya saling menasehati
dan mengingatkan tertanam dalam perilaku kaum mukminin, maka seakan-akan mereka
itu adalah cermin bagi diri kita yang akan mendorong kita berlaku konsisten.
Betapa banyak kezhaliman dapat
dihilangkan dan betapa banyak tindakan yang keliru dapat dikoreksi ketika rekan
yang shalih menjalankan perannya
Manusia merupakan makhluk yang
lemah, betapa seringnya dia memiliki pendirian dan sikap yang berubah-ubah.
Namun, betapa beruntungnya mereka yang dinaungi ajaran agama dengan
mengevaluasi diri untuk berbuat yang tepat dan mengoreksi diri sehingga
melakukan sesuatu yang diridhai Allah. Sesungguhnya rujuk kepada kebenaran
merupakan perilaku orang-orang yang kembali kepada Allah dan bertaubat
kepada-Nya
Sumber: muslim.or.id

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon