![]() |
| www.rumahzakat.org |
Sobat, pernahkah merasakan sebuah
keadaan dimana berbagai cobaan datang silih berganti, berbagai musibah datang
menerpa, berbagai kesulitan hidup menghimpit jiwa dan menyesakkan dada–dada
kita. Pernahkah merasakan sebuah keadaan, dimana berbagai upaya, berbagai sarana
telah kita tempuh, berbagai ikhtiar dan doa telah kita jalankan, akan tetapi
permasalahan itu tak kunjung selesai, hanya tinggal kepasrahan atas kehendak
Allah, yang menyelimuti pikiran kita, pernahkah kita mengalaminya?
Itulah dinamika hidup yang sering
kita lalui dan kita jalani, roda-roda kehidupan pun akan terus berputar,
keadaan akan selalu berubah, kadang di atas, kadang di bawah, begitu juga
setiap orang pasti mengalami hal tersebut. Seperti sebuah sunnatullah, setelah
lapar ada kenyang setelah haus ada kepuasan, setiap kegelapan akan terang
benderang dan setiap kesulitan ada kemudahan. Wahai sahabat, janganlah
bersedih, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sebagaimana firman
Allah; “Karena sesungguhnya sesudah
kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 5-6).
Rasulullah SAW pun pernah
mengalami berbagai cobaan dalam hidupnya, penganiayaan, cacian, pemboikotan pun
pernah beliau rasakan, tapi sungguh luar biasa ketabahan beliau dan keoptimisan
beliau dalam menyikapi hal itu semua. Ibnu Jarir yang bersumber dari al-Hasan
dalam buku Riwayat Turunnya ayat-ayat suci Al-Qur’an berkata, ketika ayat 5-6
surat al-insyirah turun, Rasulullah SAW bersabda; “Bergembiralah kalian semua,
karena akan datang bagi kalian kemudahan, kesukaran tidak akan mengalahkan dua
kemudahan”.
Jadi sahabat, sebagai seorang
mukmin kita harus meyakini bahwa setelah kesulitan akan datang kemudahan, ayat
di atas memberikan pelajaran bagi kita untuk tidak berputus asa, yakinlah
apabila himpitan dan kesulitan itu telah mencapai puncaknya, maka insya Allah
ia akan berakhir dan terlampaui dengan hadirnya kemudahan dan kelapangan.
Sobat, setiap kita melihat
hamparan gurun sahara yang seolah memanjang tanpa batas, ketahuilah bahwa
dibalik kejauhan itu terdapat kebun yang rimbun penuh hijau dedaunan, dibalik
itu ada oase-oase yang menyegarkan. Setiap tangisan akan berujung dengan
senyuman, ketakutan akan berakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna
oleh kedamaian.
Selalu berprasangka baiklah atas
ketentuan Allah terhadap diri kita, karena itulah yang terbaik, janganlah
merasa terhimpit sejengkal pun, karena setiap keadaan pasti berubah. Dan
sebaik-baik ibadah adalah menanti kemudahan dengan sabar. Betapapun, hari demi
hari akan terus bergulir, tahun demi tahun akan selalu berganti, malam demi
malam pun akan datang silih berganti. Meski demikian, yang gaib akan tetap
tersembunyi dan Sang Maha Bijaksana tetap pada keadaan dan segala sifat-Nya.
Dan Allah mungkin akan menciptakan sesuatu yang baru setelah itu semua.
Wahai Sobat, yakinlah bahwa
dengan izin Allah bersama kesulitan itu akan muncul kemudahan. Wallahua’lam bi
showab.
Sumber: dakwatuna.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon