Kisah Inspiratif : ASIYAH, WANITA
PENGHUNI SURGA
“Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku
sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan
perbuatannya. Dan, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim,” (Q.S. At-Thamrin:
11). Dalam doanya, bisa dilihat betapa sulitnya hidup di posisi Asiyah. Hati
kecil selalu menuntunnya untuk menjadi orang yang beriman dan taat kepada
Allah, tetapi lingkungan yang ia miliki tidak mendukunganya pada hal itu.
Semua tahu siapa suami dari
Asiyah. Ya, dialah seorang manusia yang sangat sombong bernama Firaun. Saking
sombongnya, ia bahkan berani merebut kesombongan yang seharusnya hanya dimiliki
oleh Allah dengan mengatakan dirinya adalah Tuhan. Barang siapa menolak
titahnya, kematian adalah balasannya.
Asiyah membuktikan keteguhan
hatinya saat terjadi peristiwa adu ilmu antara tukang sihir utusan Firaun
dengan Musa as.. Asiyah bertanya pada pengawal kerajaan, “Siapakah yang
menang?” Mereka pun menjawab, “Musa dan Harun.” Asiyah pun kemudian berkata,
“Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun.” Pernyataan Asiyah tersebut
menjadi tamparan yang keras bagi Firaun di muka umum.
Karena kemarahannya yang begitu besar, Firaun pun mengancam akan melempari Asiyah dengan batu besar di padang pasir yang panas. Namun, karena ketaatannya kepada Allah, Asiyah tidak takut dan tetap teguh pada pendiriannya. Keteguhan Asiyah pun dicatat oleh Allah di dalam Alquran.
Karena kemarahannya yang begitu besar, Firaun pun mengancam akan melempari Asiyah dengan batu besar di padang pasir yang panas. Namun, karena ketaatannya kepada Allah, Asiyah tidak takut dan tetap teguh pada pendiriannya. Keteguhan Asiyah pun dicatat oleh Allah di dalam Alquran.
Sebagai muslimah, mungkin kita
memiliki cerita yang berbeda-beda dalam meneguhkan hati untuk menjaga diri dan
keimanan kita terhadap Allah. Ketika lingkungan tidak mendukung keinginan kita
untuk menjadi perempuan salihah, ingatlah bahwa hal ini juga pernah terjadi
pada Asiyah. Janganlah pernah merasa sendiri.
Selain itu, bagi para muslimah yang tidak memiliki masalah dengan lingkungan, tetapi sulit sekali berubah karena selalu mengada-adakan masalah, tidakkah seharusnya kalian bersyukur karena tidak harus diancam akan dilempari batu besar di gurun pasir hanya untuk sekadar menutup aurat dan menguatkan keimanan kepada Allah? Lawanlah rasa malas itu dan ingatlah bahwa balasan bagi orang teguh terhadap keimanan dan ketakwaan adalah surga seperti yang Allah janjikan kepada Asiyah.
Selain itu, bagi para muslimah yang tidak memiliki masalah dengan lingkungan, tetapi sulit sekali berubah karena selalu mengada-adakan masalah, tidakkah seharusnya kalian bersyukur karena tidak harus diancam akan dilempari batu besar di gurun pasir hanya untuk sekadar menutup aurat dan menguatkan keimanan kepada Allah? Lawanlah rasa malas itu dan ingatlah bahwa balasan bagi orang teguh terhadap keimanan dan ketakwaan adalah surga seperti yang Allah janjikan kepada Asiyah.
Ingat, tujuan akhir kita adalah
surga, maka jangan pernah kenyang berbuat baik di dunia.
www.rumahzakat.org

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon