Sobat, saat anak menceritakan
sedihnya di bully teman sekolahnya, hati orangtua mana yang bisa tenang? Untung
ia masih mau cerita, karena beberapa anak saat dibully teman-temannya mereka
malah merahasiakan pada orangtua dan gurunya karena mendapat ancaman.
Inilah tips penting dalam mengatasi anak yang dibully:
1. Upayakan komunikasi yang
ditingkatkan
Anak ajarkan untuk tidak takut
untuk ungkapkan perasaan, kejadian yang menimpa berikut ajak diskusi cara
mengatasinya. Jangan menggunakan kalimat kasar, keras dan berteriak, karena
akan menambah anak ketakutan untuk mengutarakan perasaan atau kejadian yang
dialaminya.
2. Ajari anak untuk tidak diam
saja saat di bully
Bukan berarti anak diajarkan
untuk berkelahi saat ia diberi kekerasan fisik oleh temannya. Namun sebisa
mungkin tidak diam saja saat dipukul atau diberi kekerasan apapun oleh
oranglain. Sebisa mungkin anak diajari untuk menghindar atau menangkis jika
sudah tercium tanda-tanda kekerasan.
Namun apabila terpaksa membalas,
balaslah seperlunya untuk membela diri, namun bukan untuk berkelahi.
Jika bully berupa perkataan kasar, sebaiknya anak diajari untuk menjawab sebisanya dengan baik, jika tidak diam saja namun pergi dari tempat itu. Jika ada didalam kelas sebaiknya laporkan pada guru.
Jika bully berupa perkataan kasar, sebaiknya anak diajari untuk menjawab sebisanya dengan baik, jika tidak diam saja namun pergi dari tempat itu. Jika ada didalam kelas sebaiknya laporkan pada guru.
3. Bila bully meninggalkan bekas
atau kesakitan, maka jangan anggap remeh
Terkadang ada suatu kejadian
suatu penyakit dalam bisa karena pukulan benda tumpul dimasa lalu, dan ini bisa
terjadi saat lampau anak dibully. Untuk itu, saat bully menghasilkan cidera
maka orangtua harus tanggap untuk membawanya ke dokter, jika perlu lakukan
rontgen, atau di foto fisik sebagai bukti kekerasan yang mungkin akan berguna
jika sampai maju ke ranah hukum.
4. Komunikasi dengan pihak
sekolah, guru, wali murid dan anak yang bersangkutan
Hal ini sangat penting, beri
saran kepada pihak sekolah saat ada petemuan komite sekolah membahas khusus
tentang bully dikalangan anak. Serta akibat yang ditimbulkan secara fisik dan
psikis yang menghadirkan psikolog anak.
Cobalah dipertemukan dengan
orangtua anak yang membully atau bahkan temui disekolah anak pembully itu dan
bicaralah dari hati ke hati. Bukan untuk memarahi. Hal ini biasanya akan
berdampak ampuh. Sarankan pada guru untuk mengingatkan anak dikelas mengenai
hal ini, karena pada dasarnya nasehat harus secara berkala.
5. Masukkan anak ke klub olahraga
atau kegemaran yang manfaat
Anak yang bisa beladiri, pandai
berenang, juara Badminton, anak pandai dikelas, pandai menari atau jago
bermusik biasanya memiliki kepercayaan diri tinggi, dan tidak akan jadi sasaran
bully, apalagi mereka bisa berprestasi pada bidang yang disukainya.
6. Doakan selalu anak
Doa orangtua agar anak selalu
bisa terhindar dari masalah dan musibah insyaAllah mustajab. Benahi perilaku
diri agar jadi panutan anak. InsyaAllah anak sholeh dan sholehah terhindar dari
hal-hal buruk.
Semoga anak kita terhindar dari
hal-hal yang membuatnya sedih dan tidak betah disekolah. Membuat mereka nyaman,
adalah tugas utama kita. Yang buruk memang harus diluruskandengan cara bijak dan
santun. Semoga bermanfaat.
Sumber : ummi-online.com
FP: Rumah Zakat
FP: Rumah Zakat

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon